Category Archives: Samsung

semua informasi produk dari smartphone samsung

Flashback: Lihat Smartphone Flagship 1 Dekade Lalu Yuk !

Flashback: Lihat Smartphone Flagship 1 Dekade Lalu Yuk !

Belakangan ini muncul tantangan dengan hashtag #10yearschallenge di berbagai sosial media dimana tantangan ini mengharuskan pesertanya untuk memposting fotonya 10 tahun yang lalu dengan fotonya saat ini. Cukup menarik sih, melihat adanya tantangan ini, kami ingin memberikan informasi tentang smartphone flagship 1 dekade yang lalu, intip bersama yuk.

Kita mulai dari brand Apple. Jika kita melihat ke belakangan, tepatnya tahun 2009 silam, Apple meluncurkan smartphone anyar mereka yang bernama iPhone 3GS. Smartphone ini merupakan penyempurnaan dari generasi sebelumnya, yakni 3G. Embel-embel S yang ada merupakan kepanjangan dari Speed. Tentu kalian masih ingat bukan dengan smartphone yang satu ini ?

Tidak hanya Apple saja, pihak Samsung juga mengeluarkan smartphone “Godfather” mereka, apalagi kalau bukan Samsung Galaxy i7500. Smartphone ini merupakan produk pelopor Galaxy Samsung yang pertama. Smartphone ini bahkan sudah dilengkapi panel AMOLED 3,5 inci. Kameranya juga sudah beresolusi 5MP dimana saat itu sudah menjadi kamera terbaik untuk kalangan flagship.

Lalu bagaimana dengan Sony ? Kala itu Sony masih bernama Sony Ericsson. Saat itu Sony Ericsson masih belum merambah ke sistem operasi Android. Pada tahun 2009 lalu Sony Ericsson meluncurkan produk Xperia X2 dan masih menggunakan sistem operasi buatan Sony yang dinamakan OSE, Windows Mobile dan juga Symbian S60.

Produsen asal Korea, LG juga turut berkompetisi dalam dunia smartphone saat itu dimana mereka meluncurkan produk bernama LG enV Touch. Smartphone yang satu ini masih mengusung sistem slide. Bahkan smartphone LG tersebut menjadi kompetitor terkuat bagi brand lainnya. Smartphone ini membawa layar berukuran 3 inci dengan kamera beresolusi 3 MP.

Perbedaan Spesifikasi Samsung Galaxy J4 dan J6, Serupa Namun Tak Sama

Perbedaan Spesifikasi Samsung Galaxy J4 dan J6, Serupa Namun Tak Sama

Samsung memang menjadi vendor smartphone yang terus melakukan inovasi dan mengeluarkan produk barunya beberapa bulan terakhir ini, mulai dari S9, S9+, A8, A8+ hingga seri J yang menjadi varian untuk kelas menengah mereka.

Baru-baru ini Samsung baru saja meluncurkan produk J4 dan J6 ke pasar Indonesia, lalu apa perbedaan dari kedua smartphone ini ?

Untuk urusan layar, kedua smartphone ini mengusung layar AMOLED yang menjadi ciri khas Samsung dan berfokus pada kamera selfie. Seperti yang kita ketahui, seri J memang menjadi seri kamera selfie dari Samsung.

Untuk urusan desain, Samsung J6 tampil lebih apik karena mengusung infinite display. J6 juga menjadi seri J pertama yang menggunakan infinite display pada layarnya sehingga menambah kecantikan smartphone ini. Sedangkan untuk J4, Samsung membenamkan layar dengan rasio 16:9 dengan ukuran 5.5 inci.

J6 menggunakan chipset Exynos 7870 yang dipadukan dengan GPU Cortex A53 yang mampu berjalan di angka 1.6GHz. Untuk J6, pihak Samsung menggunakan RAM sebesar 3GB dan ROM 32GB yang dilengkapi dengan sensor sidik jari pada bagian belakang smartphone.

J4 menggunakan Chipset Exynos 7570 yang memiliki kecepatan hingga 1.4GHZ. Ram yang digunakan juga lebih kecil yakni 2GB dengan ROM sebesar 16GB.

Untuk sektor kamera, J6 memiliki kamera 13MP di bagian belakang serta kamera selfie beresolusi 8MP, sedangkan untuk J4 memiliki kamera beresolusi 8MP di bagian belakang dan 5MP untuk kamera selfie.

SC1000 - Ponsel Pertama Buatan Samsung Di Tahun 1985

SC1000 – Ponsel Pertama Buatan Samsung Di Tahun 1985

Samsung menjadi salah satu produsen smartphone paling gemilang saat ini. Tidak banyak kompetitor smartphone lain yang mampu bersaing dengan Samsung dalam urusan smartphone. Mungkin hanya ada satu nama saja yang bisa disandingkan dengan Samsung dalam hal memproduksi smartphone, ya siapa lagi kalau bukan Apple dengan produk iPhone dan iPad nya.

Meski Samsung menjadi brand smartphone paling terkemuka di dunia, tidak banyak orang yang mengetahui produk ponsel pertama yang dibuat mereka. Ponsel pertama mereka diberi nama SC-1000 yang dibuat pada tahun 1985 silam. Selain menjadi ponsel pertama yang dibuat Samsung, SC-1000 juga menjadi ponsel pertama yang dibuat di Korea Selatan !

Pembuatan ponsel SC-1000 memang di tahun 1985, tetapi produk ini baru dipasarkan secara umum pada tahun 1988. Peluncuran ini dibarengi dengan Olimpiade musim panas. Sayangnya produk ini tidak bisa dibilang sukses, pasalnya SC-1000 hanya mampu terjual 2000 unit saja hingga akhirnya proses produksinya diberhentikan.

Meski gagal, tetapi ponsel ini menjadi asal muasal dari kejayaan Samsung saat ini. Bayangkan saja jika Samsung tidak mencoba untuk merambah ke dunia ponsel, mungkin saat ini mereka juga tidak akan merajai dunia smartphone dunia.

Menurut lansiran Phone Arena, ada tiga vendor ponsel yang mengeluarkan produk di tahun yang sama, mereka adalah Nokia. Nama ponsel yang dikeluarkan Nokia saat itu masih bernama Mobira Senator, Mobira Talkman 450 serta Mobira Talkman 900.

Saat pembuatan ponsel SC-1000, Samsung membutuhkan waktu 2 tahun lamanya untuk menyempurnakan ponsel tersebut dimana mereka menggunakan ponsel buatan Motorola untuk dibandingkan dengan SC-1000.

 

Samsung Akan Segera Umumkan Tanggal Penjualan Kembali Galaxy Fold

Samsung Akan Segera Umumkan Tanggal Penjualan Kembali Galaxy Fold

Di awal tahun ini Samsung secara resmi meluncurkan Samsung Galaxy Fold, yakni smartphone lipat pertama mereka yang sangat futuristik. Sayangnya hanya beberapa hari semenjak peluncuran produk, Samsung secara mengejutkan menghentikan pemasaran dan penjualan produk tersebut.

DJ Koh selaku CEO Samsung menjelaskan bahwa pihaknya akan segera mengkonfirmasikan tanggal revisi untuk penjualan Samsung Galaxy Fold terbaru dalam beberapa hari kedepan. Menurut DJ Koh, gangguan yang ada pada Galaxy Fold dikarenakan masuknya suatu zat asing ke dalam perangkat sehingga mengakibatkan kerusakan pada layar.

Samsung memang memberikan smartphone ini kepada beberapa review, tidak sedikit reviewer yang melontarkan komentar negatif terkait layar smartphone tersebut, termasuk di sisi yang bisa dilipat.

Di pernyataan lainnya, Samsung juga menjelaskan bahwa pihkanya akan segera melakukan pemeriksaan total, namun kala itu pihak Samsung tidak membahas terkait penundaan penjualan Galaxy Fold. Pada saat itu ada sebuah tanda tanya besar dari penggemar Samsung terkait produk futuristiknya tersebut.

Sebagai tambahan informasi saja, Galaxy Fold dibekali layar yang diberi nama Infinity Flex 7,3 inci dengan resolusi 1.536 x 2.152. Dengan adanya layar ini, Galaxy Fold dapat menjalankan multitasking hingga 3 jendela.

Ketika smartphone ini dilipat, ukurannya akan berubah menjadi 4,6 inci dengan resolusi 840 x 1.960 pixel. Pada model ini Samsung memberikan fitur App Continuity yang dapat secara langsung menyesuaikan aplikasi ketika layar dibuka ataupun ditutup.

 

Review: Samsung Galaxy M20

Review: Samsung Galaxy M20

Akhirnya pihak Samsung telah memperkenalkan smartphone terbaru mereka yang bernama Galaxy M20. Smartphone ini telah dijual perdana di pasar India dan menyasar segmen entry level. Produk ini diciptakan untuk bersaing dengan produk Xiaomi. Ada tiga produk yang diperkenalkan oleh Samsung, yakni M10, M20, dan varian tertinggi M30.

Belum lama ini, pihak Samsung Community telah mendapatkan contoh produk untuk direview. Pihak Samsung meminjamkan produk Galaxy M20 dan meminta Samsung Community untuk melakukan review. Yang membuat review ini menarik adalah, Samsung Community diperbolehkan untuk menyebarluaskan hasil review yang mereka lakukan, baik itu baik maupun buruk.

Menurut hasil review yang dilakukan, ternyata M20 memiliki dukungan baterai yang cukup memuaskan. Pasalnya Samsung akan menggunakan baterai berkapasitas 5000 mAh, jumbo bukan ?

Hasil gambar untuk galaxy m20

Setelah digunakan untuk bermain game selama 45 menit, penurunan baterai pada M20 tidak terlalu besar. Meski baterai yang dibawa tergolong jumbo, namun pengisian baterainya tidak lama karena sudah dibekali fast charging.

Galaxy M20 juga hadir dengan port USB type C yang kekinian. Sayangnya hingga saat ini belum ada informasi resmi terkait sistem fast charging yang ada pada M20, bisa saja generasi terbaru, bisa juga generasi lama.

Layar yang ada pada Galaxy M20 sudah mengusung panel AMOLED dengan ukuran 6,3 inci. Pada layar depan kita bisa melihat penggunaan layar Infinity V yang belum lama ini dikembangkan oleh Samsung.

Smartphone ini sudah menggunakan sistem operasi Android Oreo 8.1 dengan interface One UI. Menurut kabar yang beredar, smartphone ini juga akan mendapatkan pembaharuan Android Pie 9. Yah, kita tunggu saja produk ini masuk ke Indonesia.

Samsung Secara Resmi Perkenalkan Galaxy A80

Samsung Secara Resmi Perkenalkan Galaxy A80

Samsung akhirnya memperkenalkan lini A Series terbaru mereka yang bernama A80. Smartphone ini hadir dengan layar penuh, menariknya lagi Samsung membenamkan kamera yang bisa berputar.

Inivasi ini merupakan gebrakan pertama yang dilakukan Samsung pada sektor kamera. Galaxy A80 memang dibuat untuk mendukung aktivitas Live, mulai dari pengambilan foto, perekamam video, dan juga streaming.

“Produk ini kami ciptakan untuk menyasar konsumen yang sering melakukan live record. Berbekal pengalaman dan juga keahlian, kami menciptakan Galaxy A80, keluarga terbaru untuk lini A Series,” ungkap DJ Koh selaku President and CEO of IT & Mobile Communications Division at Samsung Electronics.

DJ Koh juga menjelaskan bahwa A Series dibuat dengan berbagai model dan modul yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, mulai dari yang murah hingga yang high end seperti A80 dan A90.

Galaxy A80 hadir dengan modul kamera yang unik yang dinamakan rotating camera. Dengan adanya triple lens kamera yang dapat berputar, pengguna bisa mengambil gambar sekitar tanpa batas. Kamera ini akan “pop up” ketika ingin digunakan.

“Smartphone ini hadir dengan fitur premium yang keren dan fungsional dan sangat cocok digunakan para digital native yang ingin mengambil foto dengan lebih sempurna. Desain yang ramping dan ergonomis membuat A80 sangat nyaman untuk digunakan,” lanjut DJ Koh.

Samsung Galaxy A80 akan resmi dijual pada tanggal 29 Mei 2019 mendatang, stay tuned ya sob !

Rumor: Kamera Samsung Galaxy A90 Dapat Berputar ?

Rumor: Kamera Samsung Galaxy A90 Dapat Berputar ?

Menyasar segmen kelas menengah, Samsung awal tahun ini melahirkan produk baru yang cukup nyentrik yakni, Galaxy A10, 20, 30 serta A50. Semua varian A Series tersebut juga sudah available di pasar Indonesia.

Belum lama ini Samsung juga memperkenalkan Galaxy A70, namun hingga saat ini belum diketahui harga jual dari lini A Series terbaru itu. Kabarnya Samsung akan membocorkan informasi pada acara yang akan digelar di Bangkok, Thailand.

Tapi ada hal menarik lainnya, yakni terkait kabar yang mengatakan Samsung juga akan memperkenalkan Galaxy A90. Banyak orang yang memperkirakan seperti apa bentuk dari A90 nantinya.

Menurut rumor yang beredar, Galaxy A90 akan hadir dengan modul kamera yang nyentrik dan unik dimana pihak Samsung akan menerapkan kamera bertipe slider dengan tiga lensa didalamnya. Kabarnya lensa yang digunakan akan beresolusi 48 MP, 8 MP serta ToF. Yang membuatnya unik adalah, kamera ini dapat diputar sehingga dapat berfungsi sebagai kamera depan.

Untuk sektor layar, Halaxy aA90 dipercaya akan hadir dengan layar OLED dengan ukuran 6,7 inci dan sudah memiliki resolusi FHD+. Tidak hanya itu saja, rumor yang beredar juga mengatakan A90 akan hadir dengan teknologi casting suara yang berarti tidak akan ada lubang speaker pada smartphone, sama seperti teknologi yang digunakan oleh LG.

Namun spekulasi yang ada saat ini bukanlah informasi asli yang didapatkan dari pihak Samsung. Ya, kita lihat saja apakah nantinya smartphone ini akan hadir dengan spesifikasi unik seperti yang sudah dibicarakan diatas ataukah Samsung akan menerapkan mekanisme lain yang unik pada A90 nantinya.

Kekurangan Samsung Galaxy Note 9

Kekurangan Samsung Galaxy Note 9

Samsung Galaxy Note 9 adalah smartphone flagship terbaru dari Samsung. Tidak dapat dipungkiri, sejak diperkenalkannya beberapa waktu silam, Samsung Note 9 laku keras di pasaran.

Hal ini tidak lepas dari berbagai kelebihan yang hadir pada smartphone ini, mulai dari kamera yang canggih, S Pen Stylus mutakhir hingga berbagai fitur lainnya yang keren dan menarik. Meski hadir dengan berbagai keunggulan, namun untuk varian ROM 512GB dibanderol dengan harga yang cukup tinggi, namun bagi kalian yang memiliki budget terbatas, kalian bisa memilih varian ROM 128GB.

Namun sesempurna apapun suatu smartphone, pasti ada saja kekurangan yang dapat kita temui, mulai dari kekurangan minor hingga kekurangan yang cukup krusial, tidak terkecuali untuk Note 9.

Gambar terkait

Salah satu kekurangan yang dapat kita temui dari Note 9 adalah ketidakhadiran LED Flash untuk kamera depan smartphone. Berbeda dengan seri J yang lebih murah yang justru sudah menyematkan LED Flash pada kamera depan mereka, Samsung justru menghilangkan fitur ini pada Note 9.

Kekurangan kedua yang cukup membuat risih adalah tombol Bixby yang terletak pada bagian kiri smartphone. Bixby memang sangat bermanfaat, namun beda lagi ceritanya jika Bixby sering terbuka karena tidak sengaja. Tombol Bixby yang ada pada bagian kiri smartphone sangatlah sensitif sehingga sering tertekan secara tidak sengaja.

Kekurangan selanjutnya adalah baterai yang cukup boros ( untuk varian Exynos ). Bayangkan saja, dengan ukuran baterai yang mencapai 4000 mAh, screen on time untuk versi Exynos hanya tembus di 7 jam saja, setara dengan smartphone dengan baterai berkapasitas 3300 mAh. Namun kekurangan ini hanya berlaku untuk versi Exynos saja.

 

Bagaimana Pendapat Sutradara Tentang Performa Samsung S10+ ?

Bagaimana Pendapat Sutradara Tentang Performa Samsung S10+ ?

Samsung Galaxy S10 Series merupakan lini flagship terbaru dari Samsung. Banyak respon positif yang dilayangkan konsumen terkait spesifikasi dan performa dari smartphone tersebut.

Pada pengujian DxOMark, hasil yang didapatkan juga sangat baik. Skor yang didapatkan untuk kamera depan maupun belakang Samsung S10 Series cukup membuat tercengang, ya ! mencapai angka 109 poin !

Nah, kali ini ada satu sutradara yang mencoba memberikan pendapat terkait Samsung S10+, yuk kita simak ulasannya.

Angga Dwimas Sasongko yang merupakan seorang sutradara film memberikan komentar yang cukup positif terkait performa dari Samsung Galaxy S10. Menurutnya, mode super steady yang ada pada kamera S10+ sangat membantu pengguna dalam perekaman video, terlebih lagi bagi vlogger amatiran.

“Sebagai sutradara, saya suka dengan fitur super steady dan HDR+ yang ada pada Samsung Galaxy S10. Smartphone ini sangat cocok digunakan untuk kegiatan vlogging. Video yang dihasilkan akan lebih stabil karena efek peredaman goncangan yang baik. Cocok untuk vlogger pemula,” terang Angga.

Bagaimana tidak, mode ini dapat meredam guncangan sehingga gambar yang dihasilkan terlihat lebih baik. Angga juga menjelaskan bahwa kemampuan HDR+ yang ada pada juga bekerja dengan sangat baik.

Angga melanjutkan bahwa S10+ sangat cocok bagi mereka yang hobi ngevlogg tapi masih pemula. Dengan dukungan super steady yang dikombinasikan dengan HDR+, hasil gambar yang dihasilkan akan terlihat lebih sempurna, bahkan bisa disandingkan dengan kamera DSLR.

 

Perbedaan Samsung Galaxy A6 dan Galaxy J7 Duo

Perbedaan Samsung Galaxy A6 dan Galaxy J7 Duo

Mirip tetapi tak sama, ini adalah ungkapan yang tepat untuk mendeskripsikan Samsung Galaxy A6 dengan Galaxy J7 Duo. Kedua smartphone ini merupakan produk baru dari Samsung untuk kelas menengah dan baru diluncurkan pada tahun 2018 lalu.

Untuk sektor harga, kedua smartphone ini hanya berbeda tipis, untuk Samsung Galaxy A6 dibanderol dengan harga 4.9 jutaan sedangkan untuk Samsung Galaxy J7 Duo dibanderol dengan harga 3.9 jutaan, berbeda satu juta. Banyak yang beranggapan bahwa kedua smartphone ini memiliki spesifikasi yang sama, sebenarnya ada beberapa perbedaan mencolok dari kedua smartphone ini.

Hasil gambar untuk samsung a6 vs j7

Dari segi tampilan dan fitur misalnya. Untuk Galaxi J7 Duo, Samsung menggunakan layar berukuran 5,5 inci dengan rasio 16:9 serta masih menggunakan design lama dimana pemindai sidik jari berada di tombol home yang terletak di bagian depan smartphone. Sedangkan Samsung Galaxy A6 menggunakan layar 5.6 inci dengan aspek rasio 18.5:9. Aspek rasio yang ada di Galaxy A6 jauh lebih kekinian dan terkesan trendy, berbeda dengan J7 Duo yang terkesan kuno.

Dari sektor kamera, untuk Samsung Galaxy A6, mereka menyematkan kamera beresolusi 16 MP dengan bukaan 1.7 serta kamera depan dengan resolusi 16MP untuk mendukung foto selfie yang cerah dan natural. Untuk J7 Duo, mereka menyematkan kamera ganda dengan resolusi 13MP dengan bukaan 1.9 dan 5MP untuk memberikan efek bokeh.

Hasil gambar untuk samsung a6 vs j7

Untuk jeroan J7 Duo, ia dibekali dengan chipset Exynos 7885 serta RAM 3GB, sedangkan untuk A6 hanya berbeda di chips